Dominasi Total Hansi Flick: Barcelona Cetak 46 Gol, Siap Uji Mental Lawan Atletico Madrid
Hansi Flick telah berhasil mentransformasi Barcelona menjadi mesin pencetak gol yang menakutkan di La Liga 2026/2027. Setelah 11 pekan bergulir, Blaugrana tidak hanya memimpin klasemen, tetapi juga memegang rekor selisih gol terbesar dalam sejarah kompetisi pada periode ini, yakni +34.
Angka tersebut didapat dari 46 gol yang berhasil dilepaskan ke gawang lawan, berbanding terbalik dengan 12 gol yang mereka kebobolan. Rata-rata lebih dari empat gol per pertandingan ini menunjukkan betapa efektifnya skema ofensif yang diterapkan pelatih asal Jerman tersebut.
Walaupun sempat mengalami guncangan akibat dua kekalahan beruntun dari Paris Saint-Germain dan Real Madrid, Barcelona dengan cepat memulihkan ritme mereka. Puncaknya terjadi saat mereka menghajar Deportivo Alaves 6-1. Kontribusi gol datang dari berbagai penjuru lapangan: dua gol dari Raphinha, dua gol dari Lamine Yamal, serta satu gol masing-masing dari Anthony Gordon dan Fermin Lopez.
Rekor selisih gol +34 ini merupakan pencapaian yang sangat langka, bahkan jika dibandingkan dengan era-era keemasan klub-klub besar di masa lalu. Statistik ini menjadi fondasi kuat bagi Barcelona untuk terus menargetkan gelar juara.
Namun, euforia ini harus segera dikesampingkan. Barcelona kini harus menghadapi tantangan yang jauh lebih berat saat bertandang ke Riyadh Air Metropolitano untuk melawan Atletico Madrid. Pertandingan ini akan menjadi pernyataan penting mengenai konsistensi dan kedalaman skuad Flick dalam mempertahankan dominasi mereka di puncak La Liga musim ini.