Dua Tuan Rumah Gigit Jari di Pekan ke-9 BRI Super League: Persita Tumbang, Persijap Kehilangan Poin di Menit Akhir

Dua Tuan Rumah Gigit Jari di Pekan ke-9 BRI Super League: Persita Tumbang, Persijap Kehilangan Poin di Menit Akhir

Dua Tuan Rumah Gigit Jari di Pekan ke-9 BRI Super League: Persita Tumbang, Persijap Kehilangan Poin di Menit Akhir

Malam Sabtu (7/11/2026) WIB menjadi saksi betapa kejamnya sepak bola bagi dua tim tuan rumah di BRI Super League. Persita Tangerang dan Persijap Jepara sama-sama kehilangan poin berharga akibat ketidaktajaman dan kesalahan fatal di momen krusial.

Ketajaman yang Hilang, Persita Takluk dari Isenmulang

Di bawah komando Carlos Pena, Persita menguasai lapangan namun gagal mengonversi dominasi menjadi gol. Sebanyak 20 upaya menembus gawang Isenmulang FC berujung sia-sia, baik karena eksekusi yang buruk maupun ketangguhan lini belakang lawan.

Isenmulang FC memanfaatkan celah dengan sempurna. Melalui skema serangan balik yang cepat, Douglas Cruz memberikan assist cantik kepada Adilson Silva di menit ke-68. Gol tunggal ini cukup untuk mengamankan tiga poin, sekaligus mengakhiri rekor tanpa kalah Persita. Berkat hasil ini, skuad Makan Konate berhasil naik ke peringkat ke-15 dan menjauh dari ancaman degradasi.

Runtuhnya Benteng Persijap di Masa Injury Time

Laga di Stadion Bumi Kartini menyajikan drama yang memilukan bagi Persijap Jepara. Membutuhkan kemenangan mutlak, mereka justru kebobolan lebih dulu di penghujung babak pertama. Aksi individu Jairo Jean di menit ke-45 berhasil memperdaya kiper Sendri Johansyah, membuat skor sementara 0-1.

Persijap tidak menyerah. Laskar Kalinyamat terus menekan dan akhirnya mendapat hadiah gol pada menit ke-85 melalui Weyderson Santos, yang berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Namun, perayaan itu tidak berlangsung lama.

Tepat di menit 90+2, Garudyaksa FC melancarkan serangan pamungkas. Umpan dari Ryo Matsumura bertemu dengan sundulan akurat Brian Rubio, yang sekaligus menjadi gol kemenangan 2-1. Kekalahan ini membuat Persijap terpuruk di dasar klasemen dengan hanya 2 poin, sementara Garudyaksa naik ke peringkat ke-9 dengan 11 poin.