Jam Terbang Meningkat, Nova Arianto Optimistis Amar Brkic Makin Tajam di Timnas U-20

Jam Terbang Meningkat, Nova Arianto Optimistis Amar Brkic Makin Tajam di Timnas U-20

Jam Terbang Meningkat, Nova Arianto Optimistis Amar Brkic Makin Tajam di Timnas U-20

Keputusan Amar Brkic untuk meninggalkan Eropa dan bergabung dengan Borneo FC Samarinda pada musim panas 2026 mulai menunjukkan dampak taktis yang nyata. Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, memberikan apresiasi tinggi atas transformasi pemain berusia 19 tahun ini.

Sebelumnya membela SV Darmstadt U-19 di Jerman, Amar kini telah menjadi bagian penting dari rotasi skuad Pesut Etam. Ia secara konsisten mendapatkan menit bermain, baik di BRI Super League 2026/2027 maupun di kompetisi internasional.

Rekam jejaknya dimulai di AFC Challenge League (ACGL) 2026/2027 saat berhadapan dengan Yangon United pada 18 Oktober 2026. Puncaknya terjadi tiga hari kemudian, ketika Amar sukses mencetak gol dalam kemenangan 3-1 atas Tainan City.

Performa gemilang di Asia tersebut berimbas positif pada kepercayaan pelatih di kompetisi domestik. Amar ditunjuk sebagai starter saat Borneo FC melibas PSS Sleman pada Selasa lalu, membuat Nova Arianto semakin yakin bahwa jalur yang dipilih Amar adalah yang terbaik untuk perkembangan Timnas U-20.

Rincian Kontribusi Amar Brkic di Borneo FC

Pada debut ACGL melawan Yangon United (18/10/2026), Amar langsung diandalkan sebagai bek sayap kanan. Ia bermain selama 72 menit dan membantu tim meraih kemenangan 2-0 tanpa kebobolan.

Laga kontra Tainan City menjadi momen spesial. Masuk dari bangku cadangan pada menit ke-62 menggantikan Rei Okada, Amar langsung memberikan dampak ofensif dengan mencetak gol pada menit ke-82, memastikan kemenangan 3-1 bagi Borneo FC.

"Kekhawatiran awal saya adalah soal jam bermainnya di Borneo FC. Namun, melihat ia tampil di ACGL dan laga domestik terbaru, saya sangat puas. Ini adalah proses pembelajaran yang baik dan akan sangat membantu skuad Timnas U-20," ujar Nova.

Validasi atas kemampuannya datang saat ia memulai laga sebagai starter di BRI Super League 2026/2027 melawan PSS Sleman. Ia menjalankan tugas di sisi kanan pertahanan hingga menit ke-84 sebelum ditarik keluar oleh staf pelatih.

Pemain kelahiran Frankfurt, 11 Juni 2007, ini resmi naik kelas ke Timnas U-20 pada 2026 setelah meniti karier dari level U-17. Dengan delapan caps yang telah dikoleksi, ritme pertandingan di Borneo FC diharapkan terus mengasah insting dan kematangan taktisnya.