Akhiri Krisis Hasil, Manchester City Bangkit Menang Dramatis atas RB Leipzig di Liga Champions

Akhiri Krisis Hasil, Manchester City Bangkit Menang Dramatis atas RB Leipzig di Liga Champions

Obat Penawar Kegagalan: Man City Pulihkan Kepercayaan Diri di Eropa

Dua kekalahan beruntun di Premier League dari Aston Villa dan Brighton sempat membuat bayang-bayang krisis menghantui Manchester City. Namun, pasukan Enzo Maresca berhasil membuktikan mentalitas juara mereka dengan meraih kemenangan dramatis 3-2 atas RB Leipzig di fase liga Liga Champions, Kamis (5/11/2026) dini hari WIB.

Menguji Mental di Red Bull Arena

Laga ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan ujian mentalitas. City sempat unggul di menit 37 lewat gol bunuh diri Castello Lukeba. Namun, karakter RB Leipzig yang tangguh langsung terlihat. Ridle Baku menyamakan kedudukan di awal babak kedua, diikuti oleh Antonio Nusa yang dengan cepat membalas gol Enzo Fernandez (58') hanya dalam selang waktu tiga menit. Situasi ini sangat rawan bagi tim yang sedang mengalami penurunan kepercayaan diri.

Solusi dari Ujung Tanduk Haaland

Dalam kondisi terdesak, kualitas individu yang luar biasa menjadi penentu. Erling Haaland, yang memiliki rekam jejak mengerikan terhadap klub-klub Jerman, kembali unjuk gigi. Golnya di menit ke-78 dari umpan Elliot Anderson bukan hanya membawa pulang tiga poin, tetapi juga secara psikologis memulihkan kepercayaan diri seluruh skuad. Torehan ini menambah koleksi Haaland menjadi 62 gol dalam 61 laga Liga Champions, sebuah konsistensi yang jarang dimiliki pemain lain.

Modal Berharga Menuju Pekan-Pekan Krusial

Kendati permainan defensif masih menunjukkan celah, terutama pada posisi penjaga gawang Gianluigi Donnarumma yang sempat kecolongan, kemampuan tim untuk tetap tenang dan mencari gol kemenangan adalah sinyal positif. Kemenangan ini membawa Manchester City naik ke peringkat ketujuh klasemen Liga Champions, memberikan fondasi yang kuat untuk memperbaiki performa di kompetisi domestik. Leipzig sendiri harus puas setelah David Raum dan Rayan Cherki masing-masing menghantam mistar di akhir laga.